News Update
Loading...

Minggu, 11 Juni 2023

Mempercepat Booting Windows 10


mempercepat booting windows 10

Boot up atau proses awal saat Anda menghidupkan komputer memang bisa menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian orang. Terutama jika proses boot up tersebut memakan waktu yang cukup lama. Namun, jangan khawatir karena dalam artikel ini kami akan memberikan beberapa tips untuk mempercepat proses booting Windows 10 Anda.

Program yang tidak diperlukan dan terus berjalan di background dapat memperlambat proses booting. Oleh karena itu, sebaiknya hapus program yang tidak diperlukan tersebut. Anda bisa melakukannya dengan cara mengklik kanan pada program tersebut dan memilih opsi Uninstall.

Program yang berjalan saat startup juga dapat memperlambat proses booting. Oleh karena itu, Anda perlu menonaktifkan program tersebut. Caranya adalah dengan menekan tombol Windows + R, lalu ketik “msconfig” dan tekan enter. Pilih tab Startup, kemudian hilangkan tanda centang pada program yang tidak perlu berjalan saat startup.

Jika disk Anda sudah penuh atau hampir penuh, proses booting akan menjadi lebih lambat. Oleh karena itu, pastikan Anda membersihkan disk secara rutin. Anda bisa menggunakan fitur Disk Cleanup yang sudah tersedia di Windows 10.

Animasi yang terdapat pada Windows 10 dapat memperlambat proses booting. Oleh karena itu, Anda bisa menonaktifkan animasi tersebut. Caranya adalah dengan menekan tombol Windows + R, lalu ketik “sysdm.cpl” dan tekan enter. Pilih tab Advanced, kemudian pilih opsi Settings pada Performance. Hilangkan tanda centang pada opsi Animate controls and elements inside windows.

Mode Fast Startup pada Windows 10 dapat mempercepat proses booting. Caranya adalah dengan menekan tombol Windows + R, lalu ketik “control” dan tekan enter. Pilih opsi Power Options. Pilih opsi Choose what the power button does pada panel sebelah kiri. Kemudian, pilih opsi Change settings that are currently unavailable. Aktifkan opsi Turn on fast startup (recommended).

Jika Anda tidak ingin mengaktifkan mode fast startup, Anda bisa mengaktifkan mode hibernate. Mode hibernate dapat mempercepat proses booting karena data yang ada di RAM disimpan ke hard drive. Caranya adalah dengan menekan tombol Windows + R, lalu ketik “control” dan tekan enter. Pilih opsi Power Options. Pilih opsi Choose what the power button does pada panel sebelah kiri. Kemudian, pilih opsi Change settings that are currently unavailable. Aktifkan opsi Hibernate.

Antivirus yang terus berjalan di background dapat memperlambat proses booting. Oleh karena itu, sebaiknya nonaktifkan antivirus atau setidaknya jangan biarkan antivirus tersebut berjalan saat startup.

Saat hardware Anda mengalami masalah, proses booting bisa menjadi lebih lambat. Oleh karena itu, pastikan hardware Anda dalam kondisi yang baik. Anda bisa menggunakan fitur Windows Memory Diagnostic untuk mengecek kondisi RAM atau fitur Check Disk untuk mengecek kondisi hard drive.

SSD atau Solid State Drive memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat dibandingkan dengan hard drive konvensional. Oleh karena itu, menggunakan SSD dapat mempercepat proses booting. Namun, pastikan Anda memilih SSD yang berkualitas untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Frequently Asked Questions

1. Apa itu booting?

Booting adalah proses awal saat Anda menghidupkan komputer.

2. Apa yang menyebabkan proses booting menjadi lambat?

Proses booting bisa menjadi lambat karena beberapa faktor, seperti program yang berjalan di background, disk yang penuh, dan hardware yang bermasalah.

3. Apa itu Mode Fast Startup?

Mode Fast Startup adalah mode yang dapat mempercepat proses booting dengan menonaktifkan beberapa fungsi yang tidak diperlukan saat startup.

4. Apa itu Mode Hibernate?

Mode Hibernate adalah mode yang dapat mempercepat proses booting dengan menyimpan data yang ada di RAM ke hard drive.

5. Apa yang harus dilakukan jika hardware mengalami masalah?

Anda bisa menggunakan fitur Windows Memory Diagnostic untuk mengecek kondisi RAM atau fitur Check Disk untuk mengecek kondisi hard drive.

6. Apakah SSD dapat mempercepat proses booting?

Ya, SSD dapat mempercepat proses booting karena memiliki kecepatan transfer data yang lebih cepat dibandingkan dengan hard drive konvensional.

7. Apakah antivirus dapat memperlambat proses booting?

Ya, antivirus yang terus berjalan di background dapat memperlambat proses booting.

8. Apa yang harus dilakukan jika proses booting masih lambat setelah melakukan tips di atas?

Anda bisa memperbarui driver atau menginstal ulang Windows 10. Namun, pastikan Anda sudah mem-backup data penting sebelum melakukan hal tersebut.

Keuntungan Mempercepat Booting Windows 10

Dengan mempercepat proses booting, Anda tidak perlu menunggu terlalu lama saat menghidupkan komputer. Selain itu, mempercepat proses booting juga dapat meningkatkan performa komputer Anda secara keseluruhan.

Tips Tambahan

Selain melakukan tips di atas, Anda juga sebaiknya melakukan update driver dan menghapus file-file yang tidak diperlukan secara rutin.

Kesimpulan dari mempercepat booting windows 10

Dalam artikel ini, kami telah memberikan beberapa tips untuk mempercepat proses booting Windows 10. Dengan melakukan tips tersebut, Anda dapat mengurangi waktu yang diperlukan untuk menghidupkan komputer dan meningkatkan performa komputer secara keseluruhan.


Share with your friends

Give us your opinion

Notification
Selamat datang di SINAUSE.ID👋 JAGA JARAK, PAKAI MASKER, DAN MENCUCI TANGAN UNTUK MENGURAI PENYEBARAN VIRUS COVID-19😷
Done